Perjalanan Wawancara Calon Asisten LSP

Sangat tidak menyangka malem-malem si didi nge-sms “Ada perekrutan baru asisten lab sistem produksi, jadi Iqbal ditunggu jam 2 di lab sipo !” woohow, siapa yang ga seneng dapet sms itu dari dedengkot asleb sipo ? Nuhun kang ! hahaha. Dan wawancara yang sejatinya akan digelar di siang hari tersebut, di mulai tepat pada jam 14.00 wib (Waktu Indonesia bagian Barat bukan Waktu Indonesia Bagian Basket) hampura pisan barudak ! hahahaa. Dan tak lupa, nge-sms someone who always support me ! Although she was studying for exams tomorrow, thnks.đŸ™‚Jam 10.00 tiba di kampus, dengan wajah tanpa dosa duduk di kopma dan melihat ga ada anak TI (teknik industri) disana, Pada kemana ya ? dan ternyata pada masuk Ektek (ekonomi Teknik). Damn, saya lupa tidak masuk, karena saya baru liat jadwal kuliah baru  di hari itu tepat pukul 10.15. Haduuh, bagaimana mau nyusul jepang, disiplin saja belom bisa ditegakan ! haahaha.

Okai, tepat pukul 12.00 anak-anak baru bubaran. Pertama, ketemu si umai, dan dengan wajah polosnya dia berkata “Iqbal dah belajar buat wawancara ? Dah siap emang buat ditanya tentang makalah yang di buat kemaren?” seketika saya berfikir dan bertanya pada diri sendiri, “belajar ? boro-boro belajar, yang ada juga tidur ! hahaha. Tapi saya yakin kalo tentang makalah, gak akan di bahas sekarang. Itu si umay aja mau nakut-nakutin. hahahaha. Piss mi !”.

Lanjut ketemu si anis, dan makin heboh ketika anis berkata “Anis wawancara jam 13.00” What d F*()& ! jadi wawancara sendiri-sendiri donk ? Ooow, damn ! Apa yang harus saya persiapkan kalo gtu ? waktu makin mepet ! huuuw ! Dengan cepat pergi ke kosan si bums with jakmul. Setibanya langsung nanya si mbah google tentang wawancara. Dan kebetulan inget salah satu blog yang pernah ngebahas itu, yaitu blognya mas priyandono.

Haaah, pas liat blognya ada sedikit referensi do otak, Tapi kok malah jadi tambah pusing nya ? “o’ow, its a new problem !” hahh, sudah lah jangan baca-baca lagi malah tambah pusing. Akhirnya malah balik ke rumah dan makan dulu. Tak lupa menyalakan si laptop kesayangan dan bukannya belajar malah twitter-an ! wkwkwkwk.

Waktu menunjukan pukul 13.30 dan Bandung sangat mendung kala itu, petir-petir mulai menampakan dirinya dengan suaranya yang cadas layaknya vokalis budak emo (Eudeuk MOal?haha) yang lagi scream ! wkwkwkwk. Fire in d hole, menandakan “Ipone” saya bergetar dan memberi kabar dari salah satu aslab yaitu okta yang memberitahukan bahwa saya ditunggu 15 menit lagi di lab sipo. Dengan segera saya matikan si twitter dan laptop pun setelahnya sama dimatikan juga (ya iya lah ! dasar bego ! hahhaa).

Segera menuji si mbit dan segera memakainya dan pergi menjauhi rumah. Dan hujan makin deras, jas ujan gak punya gara-gara ilang waktu disimpen di parkiran kampus. (yang maling jas ujan saya, di doakan semoga kamu mendapat hidayah-Nya ! amin ! haaha).

Di tengah jalan, eta si hujan bawa pasukannya makin banyak ampe sakit muka gw ditembakin dari atas ama pasukan si ujan. Hahaha. Seketika melihat kesamping dan ada sebuah toko sablon yang bisa saya pikir bisa saya gunakan untuk berteduh, maka saya putuskan untuk berhenti dulu sambil menuju hujan yang besar itu berhenti.

Setelah ditunggu selama 10 menit dan hujan pun gak berhenti-berhenti, saya putuskan saya kudu, wajib, dan harus Huhujanan (ujan-ujanan) karena waktu yang menempel di arloji saya menunjukan pukul 13.50 itu tandanya waktu wawancara tinggal 10 menit lagi. Segera digeber eta si mbit ! Gaaaaaaaaas ! hahahaa

Dengan kondisi celana yang sangat basah, baju yang ikutan basah pula, (Haaah pokona mah sedih pisan lah ! ) akhirnya, sampai juga di kampus tepat pukul 14.00 dan langsung menuju tempat eksekusi. Dan disana dah ada si Anis yang ternyata belom diwawancara, karena sebenarnya wawancara baru dimulai jam 2. (Watir si anis salah ! hahaha)

Anis mendapat giliran pertama, dilihat dari jauh nampak santai-santai aja si anis gak ada yang aneh. Dan saya hanya bisa mondar-mandir, kesini-kesana, kesana-kesini, mindar-mandor. Haah pokonya detik itu lumayan tegang juga, soalnya takit ditanya tentang makalan yang dibuat.

And as always, i took my phone and send messg to her. And d result , she made me calm again.đŸ™‚

Okai, anis kelusa giliran gw sekarang, masuk lah si anak belagu ini ke tempat duduk yang telah disediakan. Okai, teterettoteeetttttt (maksudnya wawancara pun sedang terjadi) ditanya tentang diri pribadi, motovasi, sedikit tg keluarga, lingkungan kuliah, aturan main jadi aslab, dan di akhir saya diberi sedikit motivasi oleh si bapak.

Waahh saya kira mau ditanya tentang makalah itu, ternyata tidak. Senangnya ! hahahahaa. Dan wawancara pun berakhir dengan senang. Tinggal nunggu hasilnya nih diterima atau kaga, ya moga diterima tapi kalo gak juga ga apa-apa lah, dah seneng bisa nyampe tahap wawancara juga ! hahahaaa. Tapi kudu diterima dek ah lebar uy ! wkwkwkwkwkwkwk


About this entry