Obama Datang, Why Not ?

Dah ga aneh kayanya kalo mau pergi ke kampus setiap lewat depan gedung sate ada para sekelompok orang yang meneriakan unek-uneknya dengan cara menggelar orasi dan berharap unek-uneknya tersebut  di dengar oleh para bapak/ibu penghuni gedung sate yang dipilih oleh masyarakat Jawa Barat.

Dan tadi pagi secara tidak sengaja saya melihat salah satu poster yang mengatakan “Tolak Kedatangan Obama”. Wooow, seru juga kayanya jika saya bisa ada di antara mereka dan kemudian saya akan berkata “Saya Akan Menerima Kedatangan Obama Dengan Tangan Terbuka Dan Tersenyum” hahaha.

Ketika itu alat pendengar saya tertutup oleh helm hitam yang saya pakai, tetapi kebetulan saya sedikit masih bias mendengar orasi yang dilakukan oleh para pendemo yang saya hormati, kurang lebih seperti ini “Tolak kedatangan Obama, karna mereka merupakan kaum Kapitalis” dan banyak lagi kata-kata lainnnya yang mereka kemukakan.

Tapi bukan itu yang saya soroti, otak saya hanya berfikir kenapa emang kalo obama datang ke Indonesia ? apa salah ? kenapa harus dihalang-halangi ? Jika ingin datang ya datanglah. Ibarat kata kalo ada tamu yang saya benci datang ke rumah, masa saya diamakan saja di luar ? ya pasti saya suruh masuk donk !

Banyak yang berpendapat bahwa kedatangan Obama ini akan menawarkan kebijakan baru kepada Pemimpin bangsa ini yang dianggap akan merugikan bangsa kita sendiri. Pertanyaan berikutnya yang ada di benak saya ? Jika memang kebijakan yang ditawarkan Obama itu lebih banyak jeleknya bagi bangsa kita, berarti tugas Pemimpin kita ialah menolaknya bukan ? Tinggal katakan TIDAK untuk kebijakan yang merugikan, simple deh ! Disitulah menurut saya dapat dilihat ketegasan dan keberanian dari seorang pemimpin bangsa. Apakah akan tunduk dengan kebijakan yang merugikan atau menolaknya atau bahkan memberikan solusi lain yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.

Jadi jika ada wacana untuk menolak kedatangan Mr.Obama, saya tidak sependapat dengan wacana tersebut. Dan di dalam Islam pun rasanya Rasulullah tidak pernah mengajarkan menolak tamu siapa pun itu untuk datang kepadanya. Jadi, jika alasan bahwa Obama tidak boleh datang ke Indonesia karena dia dianggap sebagai penjajah dikarenakan dia dianggap telah membunuh ribuan warga muslim, saya sangat tidak setuju. Buat saya itu sama saja dengan dendam, dan dendam tentunya tidak boleh bukan ?😀

So, sambutlah Mr.Obama dengan senyuman, bukan amarah.😀

Dan untuk pemimpin bangsa ini, buatlah rakyat ini tersenyum dengan memilih kebijakan yang sesuai dengan keinginan dan kebaikan bagi bangsa ini terlebih dahulu.😀

Semoga Allah bersama kebaikan bangsa ini. Amin.😀


About this entry