Tanganku Sudah, Sekarang Tangan-Mu

Dua puluh empat jam sudah, sistem itu tidak dalam genggaman sang eksekutor. Kuda besi pun kelabakan mengetahui partnernya tidak dalam suatu sistem yang utuh.

Sistem yang terbuat dari alam dan kemudian diolah sedemikian rupa menggunakan ilmu pengetahuan menjadi bahan yang memiliki nilai tambah dan bermanfaat.

Eksekutor berlarian mencari di berbagai sudut yang memungkinkan benda itu ada. Napak tilas dalam keseragaman pun dilakukan dalam mencari elemen keterkaitan itu. Hasilnya ? Kosong. Tidak ada satu celah dalam sebuah indikasi.

Hening. Diam. Sesaat eksekutor menghadapkan wajahnya ke bumi. Mencoba ? Sudah. Kini saya percayakan, sekarang saatnya tangan-Mu yang berbuat. Detik pun berlalu dan eksekutor kembali kedalam baraknya.

Inilah yang terjadi, jika ingin terjadi maka terjadi. Seorang pemberi jasa titipan  memanggil. Dan hasilnya, inilah yang kumaksud. Tangan-Nya telah mengembalikan elemen yang hilang kepada eksekutor dan kembali menjadi kesatuan sistem yang utuh.

Begitu indahnya melihat keajaiban.😀

Diri-Mu masih selalu baik. Eksekutor seringkali terlena atau mencampakan hal yang terlihat kecil. Sesungguhnya ketika satu saja elemen tersebut hilang, makan akan terasa begitu pentingnya peran elemen tersebut. So, jagalah sistem-sistem yang ada di sekitar kita dengan baik. 😀


About this entry